Sejarah Desa Menganto
Assalamualaikum wr.wb
Teman - teman kali ini saya akan menceritakan sejarah desa dimana saya lahir dan dibesarkannya didesa ini.
Setiap desa atau daerah pasti mempunya sejarah dan latar belakang sendiri yang merupakan pencerminan dari karakter dan pencirian kas tententu dari suatu daerah .Sejarah desa atau daerah sering kali tertuang dalam dongeng yang tertuang dalam legenda-legenda yang di wariskan secara turun temurun.dari mulut ke mulut sehingga sulit untuk di buktikan secara fakta .dan tidak jarang dongeng tersebut selalu di hubungkan dengan mitos tempat tertentu yang di anggap tempat keramat .dalam hal ini desa Meganto juga memiliki hal tersebut yang memiliki identita dari desa ini yang kami tuangkan dalam kisah-kisah di bawah ini.
Asal usul ( Legenda ) desa
Dari beberapa sumber yang telah di telusuri dan di gali , asal usul desa Menganto memiliki banyak versi cerita yang cukup berfariatif ,hal tersebut di sebabkan banyaknya tempat , yang di keramatkan yang kemudian di angggap dan di jadikan sebagai tempat keramat / punden kemudian di percaya sebagai orang pertama yang dating dan membabat hutan menjadi desa .
Dari dasar di atas akhirnya kami membagi legenda desa Menganto menjadi tiga bagian legenda yang di angkat dari tiga tokohyang berasal dari tiga dusun , yaitu dusun Meganto , dusun Gempol Garut , dusun Kuwasen, karena secara umum menyakini bahwa ke tiga tokoh tersebut merupakan cikal bakal berdirinya desa Menganto hingga sampai menjadi seperti ini .
Legenda dusun Menganto
Pada pertengahan abat ke 18datanglah rombongan orang dari daerah kendeng, untuk mendapatkan tempat yang aman dan subur Pengembangan daerah tersebut karena sebab kemarau panjang yang menyebabkan sulit untuk tumbuh tanaman dan makanan menjadi sulit di daerah kendeng dan daerah sekitarnya . dan dampak yang lain karena timbulnya perampokan dan pencurian yang meraja lela.rombongan itu di pimpin oleh “ GATI PRONOJIWO ‘ setelah menemukan tempat yang cocok dan hijau dan ada sungai yang mengalir di dalamnya , kemudian di bukalah lahan tersebut menjadi pedesaan dan lahan pertanian .kemudian untuk memperluas lahan pertaniannya salah satu teman dari GATI PRONOJIWO , yaitu GUMBREK , yang merupakan saudara setia dan membuka lahan di sebelah utara , keduanya akhirnya meninggal dan di makamkan di desa Menganto selatan ada “ MBAH GATI PRONOJIWO “ dan di sebelah utara ada “ MBAH GUMBREK “ Karena kedua tokoh tersebut menanti dan menunggu sampai daerah kendeng aman , jadi menanti / menunggu yang kemudian menjadi Menganti akhirnya menjadi menganto
Legenda dusun Gempol Garut
Konon dusun ini berasal dari salah seorang dari rombongan Demak Bintaro yaitu : MBAH AJI SAPUTRO , dengan di bukanya lahan baru di sebelah baratnya lahan MBAH GUMBREK , kmeudian muncullah lahan baru dan pertanian yang luas dan subur karena ada sungai yang mengalir di dusun itu.
Konon nama Gempol Garut berasal dari nama , berasal dari nama , pada saat di bukanya lahan ini muncullah harimau loreng sedang mengamuk karena daerahnya merasa di usik / di ganggu oleh MBHA AJI SAPUTRO dan kawan-kawannya , karena MBAH AJI SAPUTRO tahu kalau harimau loreng mengamuk maka di kejarnya dan herimau itu kalah sakti dengan MBAH AJI SAPUTRO , karena kalah sakti maka harimau tersebut berhenti di bawah pohon “ gempol “ karena marah harimau tersebut dengan mecakar-cakar / menggaruk garuk pohon gempol tersebut dengan kuku nya yang tajam , lama kelamaan harimau tersebut akhirnya kelelahan dan meninggal dan di ketahui oleh MBAH AJI SAPUTRO maka di namakan desa ini menjadi desa Gempol Garut
Dan sampai akhirnya MBAH AJI SAPUTRO meninggal dan di makamkan di desa ini .( makam Sentono ).
Legenda Dusun Kuwasen
Ada sebuah lahan hutan di sebelah selatan dusun Gempol Garut
yang pada jaman dahulu kala di babat oleh seorang bernama ‘ MBAH HASAN BUKHORI “ ( mbah Ijo ) , karena nama panggilannya di sebut mbah Ijo , karena jika sekarang banyak orang yang semedi di tempat itu mudah mengabulkan permohonan orang .untuk membuka lahan di daerah itu bukan hanya untuk perluasan pertanian saja tetapi juga untuk membuat keterampilan gamelan / GONG , untuk membuat alat kesenian .tetapi MBAH IJO juga tidak puas dengan jajahannya di dusun KUWASEN tetapi juga membabat lahan hutan di sebelah barnya , yang sekarang bernama dusun Dongeng , karena pada saat wafatnya dia tidak di makamkan di Dongeng tetapi di bawah pohon di punduk tanah yang sekarang di sebut “ PANDE GONG “ karena tempat ini merupakan tempat pembuatan GONG / gamelan yang didirikan oleh MBAH IJO , dan sekarang terkenal dengan sebutan PANDE GONG .
Juga daerah ini pada saat penjajahan Belanda banyak di pakai mengungsi orang , akhirnya di namakan pengungsen / kuwasen .
Sejarah Pemerintahan desa Menganto
Pada jaman Belanda Menganti berubah menjadi Menganto , Menganto merupakan kelurahan yang di pimpin oleh seorang lurah yang membawahi 3 dusun :yaitu
1. Dukuhan Menganto
2. Dukuhan Gempol Garut
3. Dukuhan Kuwasen
Tiap dukuhan di pimpin oleh kepala dukuhan yang membawahi RT RW yang di bantu oleh Bayan , Petengan dan lembaga lainnya .Pada zaman orde baru banyak aparat yang tidak berfungsi namun tetap di pertahankan .dengan adanya beberapa pergantian dan perubahan tentang pemerintahan desa , pada awalnya Menganto menjadi kelurahan akhirnya berubah menjadi desa pedukuhan , serta lurah berubah menjadi kepala desa , kepala pedukuhan berubah menjadi kepala dusun.
Pembangunan desa Menganto
Pembangunan di desa menganto dapat di catat perkembangannya dalam beberapa era kepemimpinan kepala desa yang masing-masing mempunyai karakteristik yang kemanfaatnya dapat di raakan penduduk desa Menganto kususnya dan warga desa umumnya ., antara lain :
.1.Masa kepemimpinan Bapak Turibah dari tahun ….s/d tahun….
* pembangunan tidak ada napak tilasnya
..2 Masa Kepemimpinan Bapak Sarwi dari tahun ….s/d tahun….
* pembangunan tidak ada napak tilasnya
..3 Masa kepemimpinan Bapak Tompo Harjo dr th…s/d …..
*pembangunan awal pasar desa Menganto
..4 Masa kepemimpinan Bapak Muksin Sidik tahun 1951-1989
* gedung KUD SAEMAKMUR ( gabungan dari beberapa desa )
* balai desa Menganto dan ada aula besar untuk tonil
* SDN I dan SDN II
* MI – AL HIDAYAH
* irigasi / plengsengan
..5 Masa kepemimpinan Bapak Latif dari th 1990 – 1998
* pembangunan sumur bor
* gapura-gapura di seluruh pintu masuk desa
. 6. Masa kepemimpinan Bapak Kasorin 1999- 2013
* RUKO timur , RUKO tugu penceng dan RUKO Garut
* kantor pertemuan / pendopo balai desa
* jalan di dusun Garut dari RT 17-18
*jalan paving di dusun kuwasen
*pembangunan jalan paving dan TPT di dusun kuwasen tembus ke
makam desa
*jembatan di RT 6 dan RT 5
*rehap mushola- mushola
*membangun gedung di MBAH GATI
* membangun punden di RT 14
*pembangunan poskesdes
*pembangunan lapangan
*pembangunan jembatan guyangan
*pembangunan drainase di RT 3
*pembangunan drainase di RT 4
*pembangunan jalan paving di RT 5 dan 6
*pembangunan jalan paving di RT 7 dan 8
*pembangunan saluran air di sepanjang jalan raya – pasar-sungai
*pembangunan gapura tengah , utara dan selatan
* pembangunan pasar brak dan kantor pasar
* pembangunan drainase di RT 1-2
* pembangunan plengsengan di irigasi sawah Kuwasen Menganto
* pembangunan gedung – gedung dibalai desa : ruang BKM , ruang
BKD
*jalan lapen di RT 7-8
*jalan lapen di RT 12 dan drainase di RT 11
*pembangunan jalan paving di RT 01
*pembangunan jalan paving di RT 15-16
*RTLH ( rumah Kuntet, Maning , Kemi, Kemis, Mantolo, Sarpon ,
Jaim, Alip , Lina , Saminah, Wakinah, Jalil , Slamet , waginah ,
Rojik ,Sartam )
*pemasangan listrik bagi RTM
*Sanitasi USRI
*pemasangan listrik ke makam
*pembangunan drainase di RT 15-16
Wassalamualaikum wr.wb
Komentar
Posting Komentar